Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri undangan Pujawali sekaligus Padudusan Alit di Dadia Pasek Gaduh, Banjar Pengebetan, Desa Adat Kuta, Minggu (2/11). Upacara keagamaan tersebut juga dirangkaikan dengan Netegin Karya dan Mejaya-jaya bagi pemangku anyar.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna spiritual, dihadiri oleh para penglingsir dadia, krama, serta tokoh masyarakat setempat. Sebagai wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan leluhur, rangkaian upacara dilaksanakan untuk memohon keselamatan, keseimbangan, serta kelancaran kehidupan krama dadia.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat kebersamaan warga dalam melestarikan nilai-nilai adat, agama, dan budaya Bali. “Upacara seperti ini adalah wujud nyata pengamalan ajaran dharma dan kebersamaan umat. Tradisi harus tetap dijaga, karena di sanalah kekuatan spiritual dan sosial masyarakat Bali tumbuh,” ujarnya.
Ikeberadaan dadia memiliki peran penting dalam memperkuat jalinan kekeluargaan dan gotong royong di tengah masyarakat. “Melalui yadnya, kita memperkuat rasa persaudaraan dan tanggung jawab moral terhadap warisan leluhur,” imbuhnya.
Anom Gumanti juga mengucapkan selamat kepada pemangku anyar yang telah mejaya-jaya dan diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tulus ikhlas, menjadi pengemban dharma di tengah umat. Menjadi pemangku adalah panggilan suci, ia mendoakan agar selalu diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan swadharma untuk kepentingan umat dan kemuliaan jagat Bali.


More Stories
Ketua DPRD Badung Motivasi Duta Seni PKB 2026, Angklung Kebyar Legian
Walikota Jaya Negara Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Gubernur Koster Paparkan Kinerja dan Tantangan Pembangunan Bali