June 25, 2026

infobalinetizen

Portal Informasi Asik dan Menarik

Jadi Penyangga Stabilitas Wisata Akhir Tahun

Spread the love

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi Bali bersama TNI – Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Penegasan tersebut disampaikan disela – sela menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 yang dipusatkan di Lapangan Renon, Denpasar, Jumat (19/12).

“Dari sisi pengamanan, Bali sangat siap. Kita memiliki pengalaman panjang dalam pengamanan Nataru dan kunjungan wisatawan. Selama ini berjalan baik, dan Astungkara tahun ini juga akan berjalan dengan baik,” ujar Gubernur Koster.

Apel Gelar Pasukan dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan dihadiri jajaran Forkopimda Bali, Bupati dan Walikota atau yang mewakili, tokoh agama, serta unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bali membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan bahwa pengamanan Nataru tahun ini membutuhkan kesiapsiagaan lebih tinggi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan dinamika cuaca ekstrem.

Dalam amanat Kapolri disampaikan bahwa potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Kondisi ini diperkuat dengan prediksi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, serta bencana alam. Oleh karena itu, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan dukungan personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait.

i sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, pengamanan ibadah Natal menjadi prioritas utama. Setiap lokasi ibadah harus dipastikan dalam kondisi aman melalui sterilisasi dan penjagaan berlapis, serta melibatkan organisasi keagamaan sebagai wujud toleransi antarumat beragama. Ancaman terorisme juga diantisipasi melalui langkah deteksi dini dan pencegahan secara intensif.

Kapolri turut menekankan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir dan longsor di jalur utama maupun jalur alternatif. Pos terpadu diminta siaga penuh dengan perlengkapan yang memadai guna mendukung respons cepat penanganan darurat. Selain itu, ketersediaan dan stabilitas distribusi pangan serta BBM juga menjadi perhatian selama periode Nataru.

Menutup amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta seluruh mitra kamtibmas yang terlibat dalam Operasi Lilin 2025.

“Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru adalah tanggung jawab bersama. Jaga soliditas dan sinergitas, serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah,” pesan Kapolri dalam amanatnya.

Gubernur Koster juga menyinggung dinamika kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada akhir tahun ini. Meskipun masih berada dalam periode low season, kunjungan wisman tercatat sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, dari rata-rata 20 ribu orang per hari menjadi sekitar 17–18 ribu orang per hari sejak September–Oktober.

“Justru karena itu, stabilitas keamanan dan kenyamanan menjadi faktor kunci menjaga kepercayaan wisatawan. Saya yakin Kapolda Bali beserta jajaran sangat siap menghadapi tantangan pengamanan, termasuk dinamika cuaca dan aktivitas wisata akhir tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa Polda Bali menyiagakan 1.783 personel dalam Operasi Lilin 2025. Pengamanan difokuskan pada ratusan gereja, objek wisata, bandara, terminal, pelabuhan, serta lokasi perayaan tahun baru, dengan dukungan puluhan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Apel juga diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Kapolda Bali bersama Gubernur Bali serta penyematan tanda pita Operasi Lilin 2025 sebagai simbol dimulainya pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Provinsi Bali.