Sebanyak 35 usulan akan menjadi prioritas dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2026, hal ini terungkap dalam Musrenbang Kecamatan Kuta yang di gelar Selasa (18/2).
Saat pelaksanaan Musrenbang juga dihadiri para Anggota DPRD Badung Dapil Kecamatan Kuta, yakni I Gusti Anom Gumanti (Ketua DPRD Badung), I Nyoman Graha Wicaksana, I Nyoman Sudana, I Made Sada, dan I Wayan Puspa Negara.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti kembali mengingatkan, bahwa Musrenbang adalah salah satu langkah strategis untuk melaksanakan pembangunan di Kecamatan Kuta.
Jadi yang menjadi harapannya, setiap kelurahan melalui kepala lingkungannya proaktif untuk selalu menampung permasalahan – permasalahan di daerahnya terkait infrastruktur ataupun lainnya, yang kemudian diusulkan di Musrenbang Kecamatan agar segera dikaji bersama dan dianggarkan jika diperlukan biaya untuk menangani permasalahan tersebut.
“Inilah langkah strategis kita untuk bisa membangun Kuta, jika tidak diusulkan ya ga mungkin dianggarkanlah”, tegas Anom Gumanti.
Salah satu yang menjadi fokus Musrenbang Kecamatan Kuta saat ini terkait penanganan Banjir di wilayah Kelurahan Seminyak, Legian, dan Tuban, usulan ini muncul sebagai bentuk respon terhadapap tingginya curah hujan beberapa waktu lalu dan mengakibatkan banjir di titik – titik strategis di 3 wilayah kelurahan tersebut.
Beberapa tindakan yang harus segera diambil diusulkan dalam musrenbang kecamatan Kuta, yakni peningkatan jalan, pembuatan dan pemeliharaan saluran drainase, dan pembangunan sumur resapan.


More Stories
Walikota Jaya Negara Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Gubernur Koster Paparkan Kinerja dan Tantangan Pembangunan Bali
Gerakan Badung Peduli Sambangi Desa Jagapati, Gelar Sosialisasi Hiv/aids Dan Narkoba Untuk Remaja