PENATAAN demi menunjang perkembangan pariwisata kawasan Kuta, Badung, tak dapat dilepaskan dari peran tangan dingin sosok I Gusti Anom Gumanti.
Tokoh masyarakat Kuta ini berperan besar dari balik layar terhadap penataan kawasan ikon pariwisata Bali yang menjadi Lumbung Dolar dari pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung tersebut.

Peran ini tak lepas dari tugasnya sebagai Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung yang turut menyusun serta merancang dan akhirnya mengesahkan berbagai kebijakan maupun program dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.
Tentunya, termasuk penataan kawasan Kuta yang selama ini menjadi tempat asal sebagaian besar Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang dipungut menjadi PAD oleh Pemkab Badung.
Dari kawasan di Badung Selatan inilah aliran pundi-pundi pajak pariwisata terkumpul dan mengalir ke kas daerah Badung, dan akhirnya menjadikan Badung sebagai salah satu kabupaten terkaya di Indonesia.
Selanjutnya dari pundi-pundi yang terkumpul di kas daerah itu, kemudian disahkan sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung.

Lalu dari APBD inilah kemudian yang digunakan untuk membiayai segala pembangunan di kabupaten berjulukan Gumi Keris tersebut.
Sebutlah salah salah satunya pembangunan proyek untuk penataan kawasan penataan pantai Seminyak, Legian dan Kuta (SAMIGITA) pada pada tahun 2022 lalu.
Dana pembanguan proyek ini sendiri berasal dari APBD Kabupaten Badung, yang sudah barang tentu ada ‘campur tangan’ peran DPRD Badung sebagai leslatif untuk disetujuinya program dan dana pembangunan proyek tersebut.

Dan, sangat mudah dipastikan terdapat peran cukup besar ‘campur tangan’ dari sosok Anom Gumanti sebagai Ketua Fraksi dari partai pemilik suara politik mayoritas di Dewan Badung. Yang akhrinya membuat program ini dapat terealisasi.
Bukan hanya itu, ia juga terlibat aktif turun ke bawah untuk memastikan program proyek ini berjalan dengan baik sesuai target.

Sebagaimana yang nampak pada 22 Oktober 2022, dengan turut mendampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meninjau sejauhmana proses pelaksanaan proyek untuk makin mempercantik kawasan ikon pariwisata Bali itu.
“Beliau (Giri Prasta) ingin penduduk asli (kawasan Kuta) menajadi tuan rumah di desanya sendiri,” kata Anom Gumanti ketika itu.

Dari Balik Layar
Sosoknya sebagai anggota DPRD Badung dari Daerah Pemilahan (Dapil) Kuta di kalangan media, dikenal irit bicara dan cenderung kalem. Sehingga inilah yang membuat dirinya jauh dari sorotan kamera publikasi media.
Ia seperti sengaja lebih memilih untuk tekun berkerja dari balik layar untuk warga Kuta dan masyarakat Badung. Tak heran, sosoknya sangat jarang terekspos liputan media.

Sebetulnya, sebagai politisi, hal ini kurang menguntungkan dirinya yang akan tidak menjadikannya populer. Sepertinya ia menyadari hal itu, namun ia lebih memilih bersikap kalem dan terus bekerja untuk masyarakat.
Meski memilih untuk tidak menjadi populer, namun warga kawasan Kuta sangat mengetahui kinerja yang telah ia tunjukan sebagai wakil rakyat. Alhasil, ia beruangkali terpilih untuk wakil rakyat untuk mewakili suara dan aspirasi mereka di DPRD Badung. (*)


More Stories
Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan
Tinjau Sentra Kompos Penarungan, Wabup Pastikan Pengelolaan Bahan Kompos Sesuai Standar
Jaga Estetika Wilayah, Badung Tertibkan Utilitas Di Wilayah Darmasaba