Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah serta Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah) yang dilaksanakan Desa Adat Kuta pada Kamis (10/9).
Kegiatan yang berlangsung di Bale Penyadnyan Desa Adat Kuta tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan yadnya masyarakat Desa Adat Kuta sebagai wujud bhakti dan penghormatan kepada leluhur, sekaligus sebagai bagian dari pelaksanaan ajaran agama Hindu dan adat Bali.
Di tengah perkembangan Kuta sebagai salah satu kawasan pariwisata utama di Bali, pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberadaan budaya dan tradisi masyarakat setempat.
I Gusti Anom Gumanti menyampaikan, perkembangan pariwisata di Kuta hendaknya tetap berjalan beriringan dengan pelestarian adat, budaya dan tradisi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. “Kuta merupakan kawasan pariwisata yang terus berkembang, tetapi adat, budaya dan tradisi tidak boleh ditinggalkan. Justru di tengah perkembangan pariwisata ini, nilai-nilai adat dan budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan,” ujar Anom Gumanti.
Tokoh Kelahiran Kuta ini menilai, pelaksanaan yadnya seperti Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah dan Manusa Yadnya bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari keberlanjutan tradisi masyarakat Bali.
Keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan dinilai penting agar generasi penerus tetap mengenal serta memahami nilai-nilai yang diwariskan leluhur. Dengan demikian, kemajuan kawasan pariwisata dapat tetap berjalan tanpa menghilangkan identitas budaya masyarakat setempat.
“Kemajuan pariwisata harus tetap memiliki pijakan pada adat dan budaya. Ini yang menjadi kekuatan Bali, sehingga tradisi yang ada harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Graha Wicaksana serta Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Puspa Negara dan I Nyoman Sudana.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan legislatif tersebut menjadi bentuk dukungan serta perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat yang dilaksanakan masyarakat.
Rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah dan Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah) tersebut sekaligus mencerminkan upaya masyarakat Desa Adat Kuta dalam menjaga keberlangsungan adat, budaya dan tradisi di tengah dinamika perkembangan kawasan pariwisata.


More Stories
Wawali Arya Wibawa Apresiasi Gotong Royong Krama Kepaon Sukseskan Karya Baligia Punggel dan Mepandes.
Tim Disiplin Pemkab Badung Sidak Disiplin Asn Di Dinas Pupr Dan Bpkad
Dominasi Perolehan Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026