Langsung bikin bangga! Di tengah sorotan nasional soal tata kelola aset daerah, Gubernur Bali, Wayan Koster justru mendapat apresiasi dari Komisi II DPR RI saat kunjungan kerja di Denpasar. Ada apa sebenarnya?
Dipimpin oleh Agun Gunandjar Sudarsa, rombongan DPR RI datang bukan untuk mencari kesalahan, tapi memastikan aset daerah benar-benar jadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat. Dan hasil pengamatan awal mereka: tata kelola di Bali dinilai berjalan cukup baik dan punya arah yang jelas.
Faktanya, Bali memiliki 5.436 bidang tanah dengan luas lebih dari 3.100 hektare. Menariknya, mayoritas sudah bersertifikat—langkah penting untuk menghindari sengketa dan memastikan keamanan aset. Tak berhenti di situ, Pemprov Bali juga mulai memperkuat inventarisasi aset secara menyeluruh sejak 2026, agar data makin akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.
Yang paling mencuri perhatian? Lonjakan nilai pemanfaatan aset strategis di Nusa Dua. Dulu hanya sekitar Rp7 miliar per tahun, kini melejit jadi Rp57 miliar per tahun setelah pembaruan kerja sama. Ini jadi bukti konkret bahwa aset daerah bisa dikelola lebih produktif dan berdampak langsung ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tak hanya fokus pada tanah, Koster juga mendorong optimalisasi BUMD. Mulai dari sektor perbankan lewat BPD Bali, hingga pariwisata melalui Perumda Kerthi Bali Santhi. Bahkan, pengembangan pusat kebudayaan juga jadi prioritas, agar Bali punya panggung seni kelas dunia.
DPR RI pun menegaskan, aset daerah bukan sekadar angka di laporan. Harus ada manfaat nyata untuk masyarakat, termasuk mendukung pelestarian budaya Bali yang jadi identitas utama pulau ini.
Pertemuan ditutup dengan simbol hangat: penyerahan kain tenun Endek Bali. Bukan sekadar cinderamata, tapi juga pesan kuat bahwa ekonomi dan budaya bisa berjalan beriringan.
Menurut kamu, apakah langkah Pemprov Bali ini sudah cukup maksimal? Atau masih ada potensi aset yang belum tergarap?


More Stories
“Tegas Tapi Elegan! Ny. Putri Koster Ingatkan IKM Bali: Kreatif Boleh, Menjiplak Jangan!”
Ny. Putri Koster Ingatkan Kader Posyandu: Kini Bukan Hanya Soal Kesehatan
Gubernur Bali Wayan Koster Siap Ubah Wajah Transportasi Bali! Trem Bandara – Canggu Dibidik Mulai 2028