August 28, 2026

infobalinetizen

Portal Informasi Asik dan Menarik

Estafet Kepemimpinan Imigrasi Ngurah Rai Berganti, Anom Gumanti Harap Sinergi dengan Pemda Diharap Makin Kuat

Spread the love

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Ganti menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas Khusus TPI Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Platinum Kedonganan pada Rabu (26/8) malam. Bugie Kurniawan yang sebelumnya memimpin Kantor Imigrasi Ngurah Rai, kini mendapat penugasan sebagai Analis Keimigrasian Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Imigrasi. Estafet kepemimpinan selanjutnya dipercayakan kepada Muhamad Novandri.

Anom Gumanti menyampaikan, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk merawat kesinambungan kerja sama yang telah terjalin. Terlebih, Kantor Imigrasi Ngurah Rai memiliki posisi strategis dalam mendukung pelayanan publik, pengawasan keimigrasian, serta keberlangsungan pariwisata Bali.

Tokoh Kuta ini juga menyampaikan penghargaan kepada Bugie Kurniawan atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas di Bali. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Semoga Pak Bugie sukses dan semakin baik dalam melanjutkan tugas di tempat yang baru,” ujarnya.

Kepada Muhamad Novandri, Anom menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan fondasi kerja sama yang telah dibangun sekaligus menghadirkan penguatan dalam pelayanan dan koordinasi.
“Kami menyambut baik kehadiran Pak Novandri. Mudah-mudahan sinergi yang sudah berjalan selama ini dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun wisatawan,” katanya.

Menurut Anom Gumanti, keberadaan Kantor Imigrasi Ngurah Rai tidak terlepas dari posisi Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi pintu utama kedatangan wisatawan mancanegara, sehingga pelayanan keimigrasian turut menjadi bagian dari pengalaman awal wisatawan ketika tiba di Pulau Dewata.

Karena itu, pelayanan yang profesional dan humanis perlu berjalan seiring dengan pengawasan serta penegakan hukum keimigrasian. “Imigrasi merupakan salah satu wajah Bali. Pelayanan harus terus dijaga, tetapi pengawasan juga tidak boleh diabaikan. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Ia pun berharap pergantian kepemimpinan membawa semangat baru tanpa mengurangi kesinambungan program dan kolaborasi yang telah terbangun. “Semoga dengan kepemimpinan yang baru, koordinasi semakin baik, pelayanan semakin optimal, dan keberadaan Imigrasi dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Bali, khususnya Badung,” pungkasnya.