Pemerintah Indonesia kembali mengingatkan wisatawan asing, termasuk influencer dan content creator, untuk mematuhi ketentuan visa selama berada di Bali.
Melalui pengawasan yang diperketat, pemerintah menegaskan bahwa aktivitas pembuatan konten yang bersifat komersial harus dilakukan sesuai dengan izin atau visa yang berlaku. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi oleh warga negara asing berjalan sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bali menjadi salah satu destinasi favorit para kreator konten dari berbagai negara. Namun, meningkatnya aktivitas tersebut juga diikuti dengan pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan visa wisata untuk kepentingan bisnis atau pekerjaan.
Pemerintah menegaskan bahwa wisatawan tetap diperbolehkan membuat dokumentasi pribadi selama berlibur. Namun, apabila aktivitas tersebut masuk dalam kategori pekerjaan atau menghasilkan keuntungan komersial, maka harus memenuhi ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan iklim pariwisata yang lebih tertib, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku usaha maupun wisatawan.


More Stories
Pariwisata Terus Tumbuh, Bali Terancam Krisis Air? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
Pantai Kuta Dipenuhi Wisatawan, 500 Tukik Dilepas Bersama Demi Masa Depan Laut Bali
Giri Prasta Ajak Tiap Desa Punya “Taman Bali Banten”, Warganet: Ini Baru Gagasan yang Menjaga Adat Sekaligus Menggerakkan Ekonomi!