July 2, 2026

infobalinetizen

Portal Informasi Asik dan Menarik

Langkah Nyata DPRD Badung Wujudkan Lingkungan Bersih dan Mandiri, Resmikan Pengolahan Sampah Di Sekretariat Dewan

Spread the love

Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti didampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Badung, Surya Kurniawan meresmikan penggunaan sistem pengolahan sampah organik mandiri di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung pada Senin (30/6). Peluncuran ini menjadi wujud nyata komitmen DPRD Badung dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus menciptakan lingkungan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Peresmian pengolahan sampah organik tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus mengoptimalkan penanganan sampah dari tingkat hulu. Melalui pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif, sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengatakan, pengolahan sampah mandiri menjadi salah satu langkah konkret yang dilakukan Sekretariat DPRD dalam mendukung upaya pengurangan sampah di Kabupaten Badung.
“Di Sekretariat DPRD Badung kita mulai melakukan pengolahan sampah secara mandiri. Salah satunya dengan memanfaatkan mesin pengolah sampah organik. Hasil pengolahan dan penampungannya nantinya menjadi pupuk yang akan dimanfaatkan untuk seluruh kebun dan taman yang ada di lingkungan Sekretariat DPRD,” ujarnya.

Menurut Anom Gumanti, tidak hanya sampah organik berupa daun dan sisa tanaman yang dapat dimanfaatkan, tetapi juga sisa makanan dari aktivitas perkantoran yang diolah menjadi pupuk cair untuk kebutuhan penghijauan.
“Untuk sampah makanan juga kita olah menjadi pupuk cair. Dengan cara ini, sampah yang sebelumnya dibuang kini memiliki nilai manfaat dan dapat digunakan kembali untuk mendukung penghijauan di lingkungan kantor,” jelasnya.

Politisi asal Kuta tersebut berharap langkah yang dilakukan itu dapat menjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung. Menurutnya, pengelolaan sampah dari sumber merupakan solusi efektif dalam mengurangi beban sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama. “Kami berharap pola seperti ini dapat diterapkan di seluruh OPD di Kabupaten Badung. Jika pengolahan sampah dilakukan dari sumbernya masing-masing, saya optimistis volume sampah yang dibuang ke TPA bisa berkurang hingga 80 persen. Ini tentu akan sangat membantu mewujudkan Badung yang bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.

Inisiatif ini juga menjadi langkah konkret dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung. Dengan hadirnya mesin pencacah dan pengolah sampah organik, seluruh pegawai diharapkan semakin aktif memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih bersih, sehat, dan asri.

Ke depan, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya dalam mewujudkan Badung yang bersih, mandiri dalam pengelolaan sampah, serta berwawasan lingkungan.
“Semoga program ini dapat terus berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagi OPD lainnya. Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama, dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” pungkas Anom Gumanti.