July 1, 2026

infobalinetizen

Portal Informasi Asik dan Menarik

Libatkan Siswa-Siswi, Sejumlah Lomba Serangkaian Peringatan HKG PKK ke-54, Diharapkan Menjadi Wadah Pelestarian Budaya Sejak Dini

Spread the love

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster di damping Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta menyatakan secara tegas bahwa pendidikan anak-anak menjadi tanggung jawab orangtua, terlebih seorang ibu sebagai garda terdepan rumah tangga. Untuk melibatkan peran pengasuhan dalam upaya melahirkan generasi emas, pendidikan di sector sekolah juga menjadi peran untuk menanamkan karakter berbudi luhur, etika dan sopan santun sebagai karakter melekat yang akan dibawa hingga kehidupannya ke depan. Hal ini disampaikannya saat membuka Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Lokas Bali, serangkaian Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi, di Gedung Narigraha, Rabu (1/7).

Lomba senam Nagun Sat Kerthi Loka Bali kali ini melibatkan para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas se-Bali, mewakili masing-masing Kabupaten/ Kota. Satu tim yang melibatkan 20 orang peserta, sebagai upaya menanamkan karakter jiwa yang sehat dengan berolahraga. “mari kita berlomba dengan hati yang bahagia, penuh rasa saling menyayangi dan kompak tentunya. Jauhi rasa dengki dan iri dari dalam hati, sehingga kita akan tumbuh menjadi manusia yang bertanggung jawab”, tegas Ibu Putri Koster.

Ditambahkannya, peringatan HKG PKK ke-54 ini, diisi dengan perlombaan senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, lomba memasak dan lomba paduam suara yang diikuti oleh para siswa-siswi se-Bali. Hal ini ditujukan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, sekaligus membangkitkan semangat menjaga kelestarian budaya sejak dini. “dalam sebuah perlombaan, kalah dan menang itu sudah biasa, namun yang lebih penting dari itu adalah bagimana kita membangun kebersamaan, kekompakan dan sudah melakukan yang terbaik. Oleh sebab itu, mari kita jaga sportivitas perlombaan agar tetap menjadi momentum yang kita tunggu, serta memperluar korelasi pertemanan antar Kabupaten”, imbuh Ibu Putri Koster.

Selain melaksanakan lomba senam, pada peringatan HKG PKK ke-54 ini, juga dilaksanaakan lomba memasak, oleh sejumlah siswa-siswi tingkat SMA. Perlombaan memasak ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kebiasaan menyajikan makanan olahan tangan sendiri yang sehat, dari bahan alami dan penuh gizi, tanpa terlalu banyak menggunakan bahan penyedap rasa. “makanan sehat dan enak itu, tidak melulu harus dilengkapi dengan penyedap rasa, namun cukup dengan menaburkan garam secukupnya, dengan bumbu yang meresap ke bahan. Dengan memasak dan menyajikan makanan sendiri, maka kita akan tahu takaran yang pas bagi kebutuhan tubuh kita, sehingga energy yang terserap juga akan cukup dengan takaran yang dibutuhkan”.

Masih serangkaian peringatan HKG PKK ke-54, juga akan dilaksanakan perlombaan paduan suara, yang bertujuan untuk memperkenalkan lagu-lagu daerah, sebagai cirri khas budaya Bali. Dengan dilaksanaakan perlombaan yang melibatkan siswa-siswi, makadiharapkan segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan pendidikan karakter, pelestarian budaya akan mampu melahirkan generasi yang mencintai daerah dan budayanya sendiri, tanpa fanatisme yang tinggi.