Menjaga adat, agama dan budaya tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan kepedulian pemerintah di tengah masyarakat. Semangat tersebut tercermin dari kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Wraspati Kalpa di Pura Pemayun Seminyak, Desa Adat Seminyak, Selasa (8/9).
Kehadiran Ketua DPRD Badung dalam karya tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga legislatif untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan krama di Kabupaten Badung.
Bagi masyarakat Hindu Bali, Karya Ngenteg Linggih memiliki makna yang sangat penting. Upacara ini menjadi bagian dari proses penyucian dan mengembalikan fungsi kesucian sebuah pura setelah melalui pembangunan, perbaikan maupun penataan.
Di balik pelaksanaan karya tersebut, tersimpan pula nilai kebersamaan, gotong royong dan rasa tanggung jawab krama dalam menjaga keberadaan tempat suci serta warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan karya tersebut. Menurutnya, keberadaan adat dan budaya merupakan kekuatan yang ikut menopang kehidupan masyarakat Bali, sehingga perlu dirawat secara bersama-sama. “Kami hadir sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada krama yang melaksanakan karya. Adat, agama dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali. Karena itu, keberlangsungannya harus kita jaga bersama,” ujar Anom Gumanti.
Ia menilai, pelaksanaan karya juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat. Setiap tahapan kegiatan dapat berjalan melalui partisipasi krama, sehingga tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Anom Gumanti berharap pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Wraspati Kalpa di Pura Pemayun Seminyak dapat berlangsung dengan lancar dan membawa kerahayuan bagi seluruh krama. “Semoga karya ini berjalan lancar, memberikan ketenteraman dan kerahayuan bagi seluruh krama. Yang tidak kalah penting, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dalam pelaksanaan karya ini dapat terus dipertahankan,” katanya.
Kehadiran Ketua DPRD Badung bersama Bupati Badung juga menjadi gambaran sinergi antara unsur legislatif dan eksekutif dalam memberikan perhatian terhadap kehidupan adat, agama dan budaya masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi penting di tengah dinamika pembangunan Badung yang terus berkembang. Kemajuan pembangunan diharapkan tetap berjalan beriringan dengan upaya menjaga nilai-nilai lokal yang menjadi identitas dan kekuatan masyarakat Bali.
Melalui kehadiran langsung di tengah kegiatan masyarakat, DPRD Badung menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan nilai sosial, spiritual dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.


More Stories
Wawali Arya Wibawa Apresiasi Gotong Royong Krama Kepaon Sukseskan Karya Baligia Punggel dan Mepandes.
Tim Disiplin Pemkab Badung Sidak Disiplin Asn Di Dinas Pupr Dan Bpkad
Dominasi Perolehan Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026