Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Bali. Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari solusi jangka panjang.
PSEL dirancang untuk mengolah sampah yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan akhir menjadi energi listrik melalui teknologi pengolahan modern. Selain mengurangi volume sampah, fasilitas ini juga diharapkan dapat mendukung ketahanan energi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Meski demikian, pembangunan PSEL juga menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah pihak menilai proyek ini perlu didukung dengan pengelolaan sampah berbasis sumber, peningkatan kegiatan daur ulang, serta edukasi kepada masyarakat agar pengurangan sampah dimulai sejak dari rumah.
Pemerintah menegaskan bahwa PSEL bukan satu-satunya solusi, melainkan bagian dari sistem pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan penanganan persoalan sampah di Bali.
Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan wisatawan setiap tahun, keberadaan PSEL diharapkan mampu menjadi salah satu langkah strategis menuju Bali yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


More Stories
Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Kunjungi SMPN 13 Denpasar Disambut Kreativitas Seni Budaya Siswa, Bahas Pengembangan Sekolah
Penancapan Keris Tandai Puncak Peringatan Puputan Badung ke-120
Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bahagia, Pemkab Badung Gelar Gebyar GENTA 2026