Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri peresmian Gerakan Bali Bersih Sampah yang diresmikan langsung Gubernur Bali, Wayan Koster di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Jumat (11/4/2025).
Acara peresmian gerakan ini dibuka langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diinisiasi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Hadir pula Forkopimda Provinsi Bali, para pejabat kementerian dan lembaga tingkat provinsi, seluruh Babinsa jajaran Korem 163/Wira Satya, Bhabinkamtibmas, para kepala desa/lurah, bendesa adat, komunitas lingkungan, bupati/wali kota se-Bali, serta pelajar dari berbagai sekolah.
Gerakan Bali Bersih Sampah merupakan gerakan Untuk mewujudkan Bali yang bersih, nyaman, hijau dan bebas dari sampah plastik, Gubernur Bali Wayan Koster dan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga pemerintah desa memimpin gerakan Bali Bersih Sampah.
Ditemui usai peresmian, Ketua DPRD Badung Anom Gumanti mengapresiasi positif akan peresmian gerakan Bali bebas sampah ini dan berharap gerakan ini bisa diterapkan sesuai peraturan Gubernur yang mencangkup seluruh Desa agar sesegera mungkin Bali bebas sampah ini terwujud.
“Gerakan ini bagus, saya mengapresiasi positif dan sepenuhnya saya mendukung gerakan yang dicetuskan ini. Terlebih Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 sudah menekankan bahwa pihak Desa, Kelurahan dan Desa Adat agar wajib mensosialisasikan kepada warganya agar aktif membangun desa dengan melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya” Ujar Anom Gumanti.
Sesuai yang diarahkan saat koordinasi bersama, disebut pula bahwa nantinya para pimpinan daerah juga akan memimpin langsung gerakan Bali bebas sampah ini di wilayahnya masing – masing. Dan mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 diharapkan bisa mempercepat menjadikan Bali bersih dari sampah.
“Jadi setiap pimpinan daerah akan memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah ini di wilayahnya masing – masing, mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah dengan pertimbangan kewajiban melestarikan ekosistem alam, manusia dan kebudayaan Bali.” Tutup politisi dari Dapil Kecamatan Kuta tersebut.
Peluncuran Gerakan Bali Bersih Sampah ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, komunitas lingkungan, dan masyarakat umum. Sekitar 4.000 peserta lintas sektor turut serta dalam deklarasi ini, menandai awal perubahan besar dalam pengelolaan sampah di Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan Bali bersih dari sampah pada Januari 2026. Pengelolaan sampah akan dilakukan melalui pemisahan organik, anorganik, dan residu. Sampah organik diolah menjadi kompos, anorganik dikirim ke bank sampah untuk didaur ulang, sedangkan sampah residu akan diproses di Tempat Pengelolaan Sampah Residu (TPS-R) dengan incinerator ramah lingkungan.


More Stories
Ketua DPRD Badung Hadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali
Ketua DPRD Badung Hadiri Hardiknas 2026, Tekankan Peran Strategis Guru
Hari Buruh Penuh Edukatif, Rekreatif, dan Sosial, Gubernur Koster: Matur Suksma, Keringat Pekerja Mesin Ekonomi Bali