April 17, 2026

infobalinetizen

Portal Informasi Asik dan Menarik

Gelar Aksos di Pekutatan Jembrana, Ibu Putri Koster : Jadilah Kader Posyandu yang Gercep dan Juara di Hati Masyarakat

Spread the love

Ibu Putri Suastini Koster selaku Ketua TP Posyandu Provinsi Bali mengharapkan kadernya lebih gercep dan bisa menjadi juara di hati masyarakat. Harapan tersebut diutarakan Ibu Putri Koster dalam Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk Membina dan Berbagi di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/3). Masih di Kecamatan Pekutatan, Aksos TP PKK Bali juga menyasar Desa Madewi. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pembinaan dan sosialisasi transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Mengawali arahannya, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa saat ini bidang tugas Posyandu diperluas, mencakup 6 Standar Layanan Minimal (SPM). “Tidak hanya berfokus kepada pelayanan kesehatan namun juga mencakup bidang lainnya yaitu pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat serta ketentreaman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” katanya. Dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman kader terkait transformasi lembaga ini, TP Posyandu Bali akan menggelar Bimbingan Teknis Bina Kader Posyandu se-Bali di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 10-12 Maret 2026. Ibu Putri Koster berharap, kader Posyandu memanfaatkan kegiatan ini untuk menambah wawasan.

Pada kesempatan itu, Ibu Putri Koster mengingatkan agar kader Posyandu peka dan proaktif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar. “Misalnya ada warga yang kesulitan dalam melanjutkan pendidikan anak. Kader Posyandu bidang pendidikan bisa memfasilitasi dan berkoordinasi dengan perbekel setempat untuk membantu mencarikan solusi,” ucapnya. Khusus bidang pendidikan tinggi, ia menginformasikan bahwa Pemprov Bali punya program Satu Keluarga Satu Sarjana. “Kalau memang memenuhi syarat, bisa diarahkan ke program ini,” imbuh dia. Contoh lainnya adalah kasus penyalahgunaan narkoba atau KDRT yang bisa dibantu ditangani oleh kader bidang sosial dan kesehatan.

Menutup paparannya, Ibu Putri Koster yang juga selaku Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) mengajak jajaran Posyandu turut berperan dalam penuntasan masalah sampah. Ia minta kader Posyandu aktif dalam gerakan sampah berbasis sumber dengan memanfaatkan tong komposter atau teba modern untuk menangani sampah organik. Sedangkan untuk sampah anorganik ditangani di TPS3R dan TPST.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Jembrana Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang ditunjukkan Ibu Putri Koster untuk masyarakat Jembrana. “Ini adalah sebuah kehormatan karena ibu berkenan berkunjung dan memberi pembinaan bagi kader Posyandu di Jembrana,” ucapnya. Menurut dia, kehadiran Ibu Putri Koster di Pulukan dan Madewi mempunyai arti penting bagi kader Posyandu di dua desa. “Ini memotivasi kami untuk mengoptimalkan program Posyandu yang saat ini mencakup 6 SPM,” tambahnya.

Pada kegiatan Baksos ini, TP PKK Bali membagikan paket sembako yang terdiri dari 30 kg beras, 2 krat telur dan 2 kotak susu bagi 132 kader Posyandu di Desa Pulukan dan Madewi.

Bakti Sosial juga diisi penyampaian materi dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali adalah I Made Dwi Dewata. Secara garis besar, Kadis PMD Dukcapil mengatakan bahwa Posyandu yang dulu dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), saat ini bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Dengan perubahan kedudukan tersebut, Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan namun juga sebagai Mitra Pemerintah Desa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan kemasyarakatan.