Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali, Dinas Sosial dan P3A, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Koperasi Provinsi Bali serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana hadir di tengah masyarakat Desa Perancak, Rabu (1/10).
Pada kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster mengajak masyarakat untuk bersama menyadari betapa pentingnya kesehatan. Khusunya bagi pasangan muda yang memiliki anak balita, agar dengan sehat mereka dapat berfokus menjaga, mendidik dan membesarkan putra-putri mereka, untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkemampuan untuk bersaing di masa depannya kelak. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Aksi sosial PKK Menyapa dan Berbagi, di Wantilan Pura Dang Kahyangan Gede Perancak, Desa Perancak, Jembrana.
Selain berfokus pada tumbuh kembang anak-anaknya, mereka juga dapat menjadi anak atau menantu yang baik bagi orangtuanya, sehingga para orangtua kita akan sehat dan memiliki umur yang panjang.
Berdasarkan atas kewajiban dan program yang dimiliki, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, kepada 10 orang Wanita yang sedang hamil berupa Beras 30 kg, Telur 2 krat dan Susu 2 kotak, bantuan ini diharapkan mampu meringankan pengeluaran beberapa Minggu untuk pemberian asupan gizi pada kandungan. Sehingga saat waktunya tiba, ibu yang sedang hamil ini akan melahirkan keturunan yang sehat, lengkap, cerdas dan bertumbuh serta berkembang dengan baik. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menghindari atau setidaknya meminimalisir lahirnya bayi kurang gizi atau berkebutuhan khusus.
Bantuan sosial berupa Beras 30 kg, Telur 2 krat dan Susu 2 kotak juga diberikan kepada 10 balita, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi, agar mereka tumbuh dengan baik secara fisik dan berkembang dengan sempurna secara mental dan kecerdasan, sehingga lahir generasi muda yang sehat, cerdas, kuat dan berkualitas.
Bantuan sosial juga diserahkan untuk 10 orang anak-anak disabilitas dengan harapan dapat memberikan asupan yang dibutuhkan. Setidaknya akan mampu memberikan asupan yang baik untuk perkembangan otak dan mentalnya.
10 bantuan sosial juga di berikan kepada 10 Kader Tim Penggerak PKK setempat, sebagai apresiasi atas tugas tugas mereka sebagai contoh bagi warganya. Dengan mengkonsumsi asupan yang baik dan lengkap, mereka senantiasa akan mampu mengetok tularkan pengetahuan dan wawasan yang baik bagi kesehatan tubuh, sekaligus mampu berkontribusi memberikan layanan terbaik bagi warganya.
Dan 10 paket bantuan sosial berupa Beras 30 kg, Telur 2 krat dan Susu 2 kotak diberikan kepada lansia, dengan tujuan para lansia akan semakin kuat untuk menjalani sisa hidupnya.
Pada kesempatan ini, Ibu Putri Koster juga menyampaikan bahwa semua masyarakat Bali berhak untuk mendapatkan perhatian dan kesejahteraan, sehingga kita semua juga berhak untuk membagikan rejeki kita secara bergotong royong, dan menyerahkan kepada mereka yang membutuhkan.
Turut hadir dalam aksi sosial PKK Menyapa dan Berbagi di Jembrana kali ini, Sekretaris I Tim Penggerak PKK Provinsi Bali (Ny. Seniasih Giri Prasta), Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali (I Made Dwi Dewata), Kepala Dinas Sosial dan P3A (dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali (I Wayan Sunada), Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh.
Pada kesempatan yang baik ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada memaparkan tentang pencegahan penyakit rabies melalui hewan peliharaan di rumah tangga, dimana penyakit rabies selama 17 tahun belum juga bisa di tuntaskan, karena kurangnya kesadaran untuk melakukan vaksinasi dan sterilisasi (anjing betina) dan kastrasi atau pengebirian (anjing jantan) terhadap hewan peliharaan, terutama hewan berdarah panas yakni seperti anjing, kucing dan monyet. Selain itu, kesadaran untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan saat digigit anjing, kucing atau monyet juga harus ditingkatkan agar mengurangi resiko terkena rabies, karena seperti yang kita tahu, virus rabies membutuhkan waktu yang berbeda (sesuai posisi gigitan) pada manusia untuk menjalar ke otak, yang kemudian menyebabkan korban gigitan meninggal dunia.
Ditambahkannya lagi, ciri-ciri penyakit rabies pada anjing dapat di tunjukkan dengan ketakutan anjing pada sinar matahari,
anjing takut dengan keramaian,
anjing takut dengan air dan
anjing senang berada di tempat yang tersembunyi atau menyendiri. Oleh sebab itu, di pesankannya jika menemui anjing dengan ciri itu, warga disarankan untuk melaporkan ke dinas atau petugas terkait.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan merasa bangga dan sangat bersyukur atas perhatian, serta kepedulian dari ketua Tim penggerak PKK Provinsi Bali, yang tidak hanya menyapa secara langsung tetapi juga memberikan bingkisan bantuan sosial berupa paket sembako. Untuk ke depan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi, sekaligus meningkatkan semangat menyama braya di tengah masyarakat.
Selain bantuan sosial berupa kebutuhan pokok, juga diserahkan bantuan bibit cabe 1.000 pohon, 100 pohon bibit tanaman, yang terdiri dari Cemara 50 pohon, Sawo Kecik 25 pohon, dan pohon nyamplung/ ketapang.


More Stories
Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Hadiri Badung Ecology Art Space 2026, Dorong Kolaborasi Seni dan Kesadaran Lingkungan
Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa Hadiri Hari Tari Sedunia di Denpasar, Seniman dari Berbagai Daerah Meriahkan “Naluriku Menari”
Rendahnya Pemilahan Sampah di Kecamatan Kuta Menjadi Atensi Wakil Bupati dan Ketua DPRD Badung