Baru mau belanja canang, kok rasanya uang keluar lebih cepat? 😅 Warga Bali belakangan mulai memperhatikan pergerakan harga sejumlah sarana upacara, terutama bunga yang menjadi bagian penting dalam membuat canang.
Kenaikan harga tidak selalu terjadi merata di semua pasar maupun wilayah. Namun, ketika kebutuhan bunga meningkat sementara pasokan terbatas, harga di tingkat pedagang memang bisa ikut bergerak. Kondisi ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang setiap hari membutuhkan sarana upacara.
Salah satu bunga yang cukup sering digunakan dalam sarana upacara adalah bunga pacah. Dalam kondisi normal, harganya bisa berada di kisaran Rp15.000–Rp20.000 per kilogram. Namun ketika permintaan meningkat, harganya pernah mencapai sekitar Rp40.000 per kilogram.
Bagi sebagian orang, selisih harga mungkin terlihat kecil. Tetapi bagi masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak untuk kebutuhan rumah tangga, membuat canang, maupun keperluan upacara, kenaikan tersebut tentu cukup terasa.
Meski begitu, tradisi tetap berjalan. Masyarakat Bali tetap menjalankan kewajiban adat dan keagamaan dengan penuh kesadaran. Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketersediaan tanaman bunga dan bahan sarana upacara dari lingkungan sekitar.
🌺 Canang bukan sekadar rangkaian bunga. Di dalamnya ada ketulusan, rasa syukur dan tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Menurut semeton Bali, harga bunga dan canang di daerah kalian hari ini bagaimana? Masih normal atau mulai terasa naik? Yuk berbagi informasi harga dari masing-masing daerah dengan tetap saling menghargai. 🙏🌺


More Stories
MALL MAKIN BANYAK DI BALI. PERTANDA MAJU, ATAU TANDA BALI MAKIN PENUH?
JIKA ATURAN 15 METER DIUBAH, APAKAH BALI MASIH TETAP BALI? Wacana Gedung 45 Meter Picu Perdebatan!
Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Hadiri Puncak Upacara Nyekah Massal Desa Adat Tuban, Tegaskan Adat Penopang Pariwisata Bali