Kuta kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang terus melahirkan generasi muda berbakat di bidang seni dan budaya. Di tengah pesatnya perkembangan kawasan pariwisata, semangat anak-anak muda Kuta untuk melestarikan seni tradisi Bali tetap tumbuh dan berkembang. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan adalah Ni Komang Nayla Cantika Putri, seniman muda asal Banjar Temacun, Desa Adat Kuta, yang berhasil mencuri perhatian publik lewat penampilannya di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026.
Penampilan Nayla melalui garapan tari kreasi berjudul “Masepuh” sukses memukau ratusan penonton yang memadati panggung Art Centre Denpasar. Dengan penguasaan teknik tari, ekspresi yang kuat, serta penghayatan yang mendalam, ia mampu menghadirkan pertunjukan yang memikat sejak awal hingga akhir. Tak sedikit penonton yang memberikan apresiasi atas penampilan penuh energi dan karakter yang ditampilkan seniman muda asal Kuta tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Kuta bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi penerus seni budaya Bali. Di balik gemerlap pariwisata, lahir anak-anak muda yang tetap mencintai akar budayanya dan berkomitmen menjaga warisan leluhur melalui karya-karya kreatif.
Tari kreasi “Masepuh” menjadi salah satu sajian istimewa dalam penampilan Duta Kabupaten Badung. Karya tersebut tampil berdampingan dengan Fragmentasi Jro Luh yang dipersembahkan oleh Komunitas Seni Baturenggong, Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi. Kedua pertunjukan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penonton karena menampilkan perpaduan kreativitas, nilai budaya, dan kualitas artistik yang tinggi.
Pesta Kesenian Bali selama ini menjadi panggung bergengsi bagi para seniman untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bagi generasi muda, tampil di PKB bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat eksistensi seni budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran Ni Komang Nayla Cantika Putri di panggung PKB menjadi inspirasi bagi banyak anak muda lainnya. Prestasi yang diraihnya menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi. Dengan latihan yang konsisten, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya, setiap generasi memiliki peluang untuk mengharumkan nama daerahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Komang Nayla mengatakan sangat berterima kasih pada Komunitas Seni Baturenggong karena diberikan kesempatan untuk ikut menyumbangkan bakat menarinya sebagai Duta Kabupaten Badung.
“Tentunya pertama – tama saya mengucapkan terima kasih pada Sanggar Seni Baturenggong atas kesempatannya memberikan ruang bagi saya untuk ikut mewakili Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali.” Ujarnya.
Masyarakat Kuta pun patut berbangga atas lahirnya talenta-talenta seperti Nayla. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa pembinaan seni di tingkat banjar dan desa adat masih berjalan dengan baik, sekaligus memperlihatkan pentingnya dukungan keluarga, komunitas seni, dan masyarakat dalam mencetak generasi penerus budaya Bali.
Di tengah arus modernisasi, keberadaan seniman muda seperti Ni Komang Nayla Cantika Putri menjadi harapan baru bagi kelestarian seni tradisi Bali. Mereka tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menghadirkannya dalam kemasan yang kreatif, segar, dan tetap menghormati nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Semangat berkesenian yang ditunjukkan Nayla menjadi pengingat bahwa masa depan budaya Bali berada di tangan generasi muda yang mau belajar, berlatih, dan terus berkarya. Jika semakin banyak anak muda mengikuti jejaknya, bukan tidak mungkin Bali akan terus melahirkan seniman-seniman hebat yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Bagaimana menurut Anda? Apakah penampilan generasi muda seperti Ni Komang Nayla Cantika Putri menjadi bukti bahwa Kuta tetap menjadi salah satu gudang talenta seni Bali? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan mari bersama memberikan dukungan kepada para seniman muda yang terus menjaga denyut budaya Pulau Dewata.


More Stories
Menhub dan Gubernur Koster Bahas Revitalisasi Pelabuhan Celukan Bawang hingga Program Water Taxi
Gubernur Koster Minta DPD HKTI Bali Dukung Percepatan Capaian Kedaulatan Pangan di Pulau Dewata
Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida, Bali Harus Mandiri Energi